Tutorial

Cara Menginstal Node.js pada Ubuntu 20.04

UbuntuNode.jsJavaScriptUbuntu 20.04

Pengantar

Node.js adalah suatu runtime JavaScript untuk pemrograman sisi server. Ini memungkinkan pengembang untuk menciptakan fungsionalitas backend yang dapat diskalakan dengan menggunakan JavaScript, suatu bahasa yang banyak orang sudah akrab dengannya dari pengembangan web berbasis peramban.

Dalam panduan ini, kami akan menunjukkan kepada Anda tiga cara menginstal Node.js pada server Ubuntu 20.04:

  • menggunakan apt untuk menginstal paket nodejs dari repositori perangkat lunak asali Ubuntu
  • menggunakan apt dengan repositori perangkat lunak PPA alternatif untuk menginstal versi spesifik paket nodejs
  • menginstal nvm, Node Version Manager, dan menggunakannya untuk menginstal dan mengelola beberapa versi Node.js

Bagi banyak pengguna, menggunakan apt dengan repo asali sudah mencukupi. Jika Anda memerlukan versi spesifik yang lebih baru (atau warisan) dari Node, Anda harus menggunakan repositori PPA. Jika Anda secara aktif mengembangkan aplikasi Node dan perlu sering beralih di antara beberapa versi node, pilihlah metode nvm.

Prasyarat

Panduan ini mengasumsikan bahwa Anda menggunakan Ubuntu 20.04. Sebelum Anda memulai, Anda harus memiliki akun pengguna non-root dengan privilese sudo yang disiapkan pada sistem Anda. Anda dapat belajar cara melakukan ini dengan mengikuti tutorial penyiapan server awal untuk Ubuntu 20.04.

Opsi 1 — Menginstal Node.js dengan Apt dari Repositori Asali

Ubuntu 20.04 berisi versi Node.js di dalam repositori asalinya, yang dapat digunakan untuk memberi pengalaman yang konsisten pada banyak sistem. Pada saat dokumen ini ditulis, versi di dalam repositori adalah 10.19. Ini bukanlah versi terbaru, namun versi ini seharusnya stabil dan mencukupi untuk eksperimen cepat dengan bahasa ini.

Untuk mendapatkan versi ini, Anda dapat menggunakan manajer paket apt. Segarkan indeks paket lokal Anda terlebih dahulu dengan mengetik:

  • sudo apt update

Lalu instal Node.js:

  • sudo apt install nodejs

Periksa bahwa instalasi telah berhasil dengan bertanya kepada node terkait nomor versinya:

  • nodejs -v
Output
v10.19.0

Jika paket di dalam repositori sesuai dengan kebutuhan Anda, itu adalah semua yang Anda perlukan untuk menyiapkan Node.js. Pada sebagian besar kasus, Anda juga perlu menginstal npm, manajer paket Node.js. Anda dapat melakukan ini dengan menginstal paket npm dengan apt:

  • sudo apt install npm

Ini akan memungkinkan Anda untuk menginstal modul dan paket untuk digunakan dengan Node.js.

Pada titik ini, Anda telah berhasil menginstal Node.js dan npm dengan menggunakan apt dan repositori perangkat lunak Ubuntu asali. Bagian berikutnya akan menunjukkan cara menggunakan suatu repositori alternatif untuk menginstal versi Node.js yang berbeda.

Opsi 2 — Menginstal Node.js dengan Apt Menggunakan NodeSource PPA

Untuk menginstal versi Node.js yang berbeda, Anda dapat menggunakan suatu PPA (personal package archive/arsip paket pribadi) yang dikelola oleh NodeSource. PPA ini menyediakan lebih banyak versi Node.js daripada repositori Ubuntu resmi. Node.js v10, v12, v13, dan v14 tersedia saat dokumen ini ditulis.

Pertama, kita akan menginstal PPA untuk mendapatkan akses ke paket-paketnya. Dari direktori rumah Anda, gunakan curl untuk mengambil skrip instalasi untuk versi yang lebih Anda sukai, pastikan untuk mengganti 14.x dengan string versi yang lebih Anda sukai (jika berbeda).

  • cd ~
  • curl -sL https://deb.nodesource.com/setup_14.x -o nodesource_setup.sh

Silakan mengacu ke dokumentasi NodeSource untuk informasi lebih lanjut tentang versi yang tersedia.

Periksa isi skrip yang sudah diunduh dengan nano (atau editor teks yang lebih Anda sukai):

  • nano nodesource_setup.sh

Jika Anda yakin bahwa skrip aman untuk dijalankan, keluarlah dari editor Anda, lalu jalankan skrip dengan sudo:

  • sudo bash nodesource_setup.sh

PPA akan ditambahkan ke konfigurasi Anda dan cache paket lokal Anda akan diperbarui secara otomatis. Anda sekarang dapat menginstal paket Node.js dengan cara yang sama seperti yang Anda lakukan di bagian sebelumnya:

  • sudo apt install nodejs

Lakukan verifikasi bahwa Anda telah menginstal versi baru dengan menjalankan node dengan bendera versi -v:

  • node -v
Output
v14.2.0

Paket nodejs NodeSource berisi baik biner node dan npm, sehingga Anda tidak perlu menginstal npm secara terpisah.

Pada titik ini, Anda telah berhasil menginstal Node.js dan npm dengan menggunakan apt dan NodeSource PPA. Bagian berikutnya akan menunjukkan cara menggunakan Node Version Manager untuk menginstal dan mengelola beberapa versi Node.js.

Opsi 3 — Menginstal Node Menggunakan Node Version Manager

Cara lain untuk menginstal Node.js yang sangat fleksibel adalah dengan menggunakan nvm, Node Version Manager. Perangkat lunak ini memungkinkan Anda untuk menginstal dan mengelola banyak versi independen Node.js yang berbeda, dan paket Node yang terkait, pada saat bersamaan.

Untuk menginstal NVM pada mesin Ubuntu 20.04 Anda, kunjungi laman GitHub proyek ini. Salin perintah curl dari berkas README yang ditampilkan pada halaman utama. Ini akan memberi tahu Anda versi terbaru dari skrip instalasi.

Sebelum menyalurkan perintah melalui bash, Anda selalu disarankan untuk mengaudit skrip untuk memastikan bahwa skrip tersebut tidak melakukan apa pun yang tidak Anda setujui. Anda dapat melakukan itu dengan menghapus segmen | bash di akhir perintah curl:

  • curl -o- https://raw.githubusercontent.com/nvm-sh/nvm/v0.35.3/install.sh

Perhatikan dan pastikan Anda nyaman dengan perubahan yang dibuat. Ketika Anda puas, jalankan perintah lagi dengan menambahkan | bash di bagian akhir. URL yang Anda gunakan akan berubah tergantung versi terbaru nvm, tetapi untuk saat ini, skrip dapat diunduh dan dieksekusi dengan mengetik:

  • curl -o- https://raw.githubusercontent.com/nvm-sh/nvm/v0.35.3/install.sh | bash

Ini akan menginstal skrip nvm ke akun pengguna Anda. Untuk menggunakannya, pertama-tama Anda harus mencari berkas .bashrc:

  • source ~/.bashrc

Sekarang, Anda dapat bertanya pada NVM tentang versi Node yang tersedia:

  • nvm list-remote
Output
. . . v12.13.0 (LTS: Erbium) v12.13.1 (LTS: Erbium) v12.14.0 (LTS: Erbium) v12.14.1 (LTS: Erbium) v12.15.0 (LTS: Erbium) v12.16.0 (LTS: Erbium) v12.16.1 (LTS: Erbium) v12.16.2 (LTS: Erbium) v12.16.3 (Latest LTS: Erbium) v13.0.0 v13.0.1 v13.1.0 v13.2.0 v13.3.0 v13.4.0 v13.5.0 v13.6.0 v13.7.0 v13.8.0 v13.9.0 v13.10.0 v13.10.1 v13.11.0 v13.12.0 v13.13.0 v13.14.0 v14.0.0 v14.1.0 v14.2.0

Daftarnya sangat panjang! Anda dapat menginstal versi Node dengan mengetik salah satu versi rilis yang Anda lihat. Misalnya, untuk mendapatkan versi v13.6.0, Anda dapat mengetik:

  • nvm install v13.6.0

Anda dapat melihat versi lain yang telah Anda instal dengan mengetik:

nvm list
Output
-> v13.6.0 default -> v13.6.0 node -> stable (-> v13.6.0) (default) stable -> 13.6 (-> v13.6.0) (default) . . .

Ini menampilkan versi yang aktif saat ini pada baris pertama (-> v13.6.0), yang diikuti oleh beberapa nama alias dan versi yang ditunjukkan oleh nama alias itu.

Catatan: jika Anda juga memiliki versi Node.js yang diinstal melalui apt, Anda mungkin akan melihat entri system di sini. Anda selalu dapat mengaktifkan versi Node yang diinstal sistem dengan menggunakan nvm use system.

Sebagai tambahan, Anda akan melihat nama alias untuk berbagai rilis dukungan jangka panjang (atau LTS) dari Node:

Output
. . . lts/* -> lts/erbium (-> N/A) lts/argon -> v4.9.1 (-> N/A) lts/boron -> v6.17.1 (-> N/A) lts/carbon -> v8.17.0 (-> N/A) lts/dubnium -> v10.20.1 (-> N/A) lts/erbium -> v12.16.3 (-> N/A)

Kita dapat menginstal rilis berdasarkan nama alias ini juga. Misalnya, untuk menginstal versi dukungan jangka panjang terbaru, erbium, jalankan yang berikut ini:

  • nvm install lts/erbium
Output
Downloading and installing node v12.16.3... . . . Now using node v12.16.3 (npm v6.14.4)

Anda dapat beralih di antara versi yang terinstal dengan nvm use:

nvm use v13.6.0
Now using node v13.6.0 (npm v6.13.4)

Anda dapat memverifikasi bahwa instalasi berhasil dengan menggunakan teknik yang sama dari bagian lain, dengan mengetik:

  • node -v
Output
v13.6.0

Versi Node yang benar terinstal pada mesin kita seperti yang kita harapkan. Versi npm yang kompatibel juga tersedia.

Kesimpulan

Ada beberapa cara untuk mengaktifkan dan menjalankan Node.js pada server Ubuntu 20.04 Anda. Keadaan Anda akan menentukan metode mana yang terbaik untuk kebutuhan Anda. Walaupun menggunakan versi yang dikemas di dalam repositori Ubuntu adalah metode termudah, namun menggunakan nvm atau NodeSource PPA menawarkan fleksibilitas tambahan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang pemrograman dengan Node.js, silakan merujuk ke seri tutorial kami Cara Melakukan Pengodean di Node.js.

Creative Commons License